Lawan Trypophobia! Joko Anwar Hadapi Fobia Lubang di Poster Film ‘Ghost in the Cell’

Lawan Trypophobia! Joko Anwar Hadapi Fobia Lubang di Poster Film ‘Ghost in the Cell’

Jakarta – Sutradara kenamaan Joko Anwar membagikan kisah unik di balik pembuatan poster film terbarunya, “Ghost in the Cell”. Joko mengaku harus melawan fobia terhadap lubang atau trypophobia akut yang ia derita bersama produser Tia Hasibuan demi menghasilkan visual yang ikonik. Alih-alih menghindari ketakutannya, sutradara kondang ini justru menggunakan visual lubang-lubang tersebut sebagai metafora mendalam untuk menggambarkan sistem sosial yang busuk dan keresahan kolektif masyarakat saat ini.

Dalam poster tersebut, visual lubang pada tubuh karakter hantu sebenarnya memiliki isi yang mewakili individu-individu yang terperangkap dalam sistem tanpa menyadari adanya ancaman. Joko Anwar menjelaskan bahwa rasa jijik yang muncul saat melihat poster tersebut merupakan refleksi dari kejenuhan terhadap kondisi sosial. Namun, di tengah kengerian tersebut, Joko menyisipkan simbol harapan (hope) dengan menghadirkan visual bunga seroja atau tumbuhan yang tumbuh dari setiap lubang, memberikan sentuhan keindahan di balik rasa takut.

Film “Ghost in the Cell” sendiri memosisikan sosok hantu bukan sekadar entitas mistis, melainkan representasi dari sisi terburuk manusia dan kondisi psikologis yang negatif. Melalui karya dari Come and See Pictures ini, Joko Anwar mengajak penonton untuk melihat realitas sosial dan menyuarakan kegelisahan melalui seni peran. Bagi para pencinta film horor yang ingin menguji nyali dan pemikiran mereka, “Ghost in the Cell” dijadwalkan akan segera tayang di seluruh jaringan bioskop Indonesia mulai 16 April 2026. Dikutip dari Antaranews.com