Bukan Cuma Upah, Fasilitas Daycare dan Beasiswa Jadi Poin Utama Tuntutan Buruh Tahun Ini

Bukan Cuma Upah, Fasilitas Daycare dan Beasiswa Jadi Poin Utama Tuntutan Buruh Tahun Ini

JAKARTA – Ratusan ribu buruh dari berbagai elemen memadati kawasan Monumen Nasional (Monas) untuk merayakan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 yang dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Dalam momentum bersejarah ini, para pimpinan serikat pekerja seperti Said Iqbal (KSPI), Elly Rosita Silaban (KSBSI), hingga Jumhur Hidayat (KSPSI) menyampaikan apresiasi atas persatuan kaum buruh di bawah kepemimpinan Presiden. Di hadapan massa, Presiden Prabowo tampak menyimak dan mencatat langsung poin-poin aspirasi sebagai komitmen pemerintah dalam meningkatkan taraf hidup pekerja di Indonesia.

Fokus utama tuntutan buruh tahun ini mengalami pergeseran ke arah kesejahteraan sosial dan perlindungan keluarga yang lebih komprehensif. Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) secara spesifik mendesak penyediaan fasilitas daycare atau penitipan anak di kawasan industri serta pembangunan perumahan murah yang terintegrasi dengan lokasi kerja. Senada dengan itu, KSPSI mendorong perluasan akses beasiswa pendidikan bagi anak buruh melalui skema LPDP serta pembangunan rumah sakit khusus pekerja di wilayah industri demi menjamin layanan kesehatan yang lebih terjangkau dan cepat.

Selain tuntutan fasilitas sosial, para buruh tetap konsisten menyuarakan reformasi kebijakan ketenagakerjaan dan perlindungan hukum. Beberapa poin krusial yang ditekan antara lain pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan praktik outsourcing, serta ratifikasi Konvensi ILO terkait perlindungan awak kapal dan penghapusan kekerasan di dunia kerja. Tak hanya itu, sektor ekonomi digital juga menjadi sorotan dengan adanya desakan pemotongan potongan aplikator ojek online menjadi 10% dan tuntutan reformasi pajak agar pesangon serta THR tidak lagi dibebani pajak penghasilan. Dikutip dari RRI.co.id