Berpacu dengan Erupsi, Tim SAR Cari 3 Pendaki yang Hilang di Gunung Dukono

Berpacu dengan Erupsi, Tim SAR Cari 3 Pendaki yang Hilang di Gunung Dukono

Jakarta – Tim SAR gabungan terus berupaya maksimal dalam operasi pencarian hari kedua terhadap tiga pendaki yang dinyatakan hilang pasca-erupsi Gunung Dukono. Sebanyak 103 personel dari Basarnas, TNI, Polri, dan BPBD dikerahkan untuk menyisir medan berat di wilayah Halmahera Utara. Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, menegaskan bahwa tim fokus melakukan penyisiran intensif di radius sekitar kawah guna menemukan titik terang keberadaan para pendaki di tengah ancaman aktivitas vulkanik yang masih tinggi.

Strategi pencarian dilakukan secara komprehensif melalui jalur darat dan pemantauan udara menggunakan teknologi drone milik Basarnas dan Brimob. Penggunaan drone menjadi kunci untuk menjangkau area kawah yang berbahaya dan sulit diakses secara langsung oleh personel. Dengan pembagian tim yang terorganisir, diharapkan pemantauan visual dari ketinggian dapat memberikan data akurat mengenai posisi korban, sekaligus memetakan jalur evakuasi yang paling aman di tengah kondisi medan yang fluktuatif.

Meskipun pencarian terus dilakukan, keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama mengingat aktivitas vulkanik Gunung Dukono yang tidak menentu. Iwan menjelaskan bahwa seluruh tim akan segera ditarik ke titik aman apabila terjadi erupsi susulan guna menghindari risiko material vulkanik. Operasi kemanusiaan ini merupakan sinergi antara Basarnas Pos SAR Tobelo, Polres Halmahera Utara, Kodim Tobelo, hingga masyarakat setempat yang berkomitmen melakukan pencarian hingga ketiga pendaki berhasil ditemukan. Dikutip dari RRI.co.id