Penyebab Persija Gagal Juara Super League 2025/2026: Tak Punya Striker Haus Gol!

Penyebab Persija Gagal Juara Super League 2025/2026: Tak Punya Striker Haus Gol!

JAKARTA – Manajer Persija Jakarta, Ardhi Tjahjoko, mengakui bahwa salah satu penyebab utama timnya gagal menjuarai kompetisi Super League 2025/2026 adalah absennya sosok striker haus gol. Ketiadaan penyerang tajam tipe goal getter membuat Macan Kemayoran kesulitan mengonversi peluang di lini depan, sehingga harus puas finis di posisi ketiga klasemen musim ini. Ardhi membandingkan kondisi tersebut dengan musim 2018 saat Persija menjadi juara Liga 1 berkat ketajaman Marko Simic yang mencetak 28 gol, sementara top skor Persija musim ini, Maxwell Souza, baru mengemas 15 gol.

Meski lini serang dinilai kurang subur, manajemen Persija menegaskan bahwa secara keseluruhan performa tim musim ini sebenarnya jauh lebih baik ketimbang edisi juara 2018 lalu. Indikator kebangkitan ini terlihat jelas dari materi pemain, jumlah kemenangan yang lebih banyak (21 banding 18), serta perolehan poin yang lebih tinggi. Saat ini, skuad Macan Kemayoran telah mengoleksi 68 poin, melampaui catatan tahun 2018 yang hanya membukukan 62 poin di akhir musim.

Persija Jakarta berpeluang besar untuk menutup musim kompetisi dengan manis sekaligus menambah pundi-pundi poin mereka pada laga pamungkas. Anak-anak asuh Macan Kemayoran dijadwalkan akan menjamu Semen Padang dalam pertandingan terakhir musim ini di Jakarta International Stadium (JIS) pada Sabtu (23/5). Kemenangan di laga penutup ini diharapkan menjadi modal evaluasi penting bagi manajemen untuk berburu striker baru yang haus gol demi menyongsong target juara di musim depan. Dikutip dari Antaranews.com