Menko IPK: Pertumbuhan Ekonomi Akan Meningkat Lewat Pembangunan Infrastruktur

Menko IPK: Pertumbuhan Ekonomi Akan Meningkat Lewat Pembangunan Infrastruktur

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan pembangunan infrastruktur harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat di seluruh daerah. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berfokus pada proyek fisik, tetapi juga harus menghadirkan manfaat nyata berupa peningkatan kesejahteraan rakyat, pemerataan pembangunan, serta penguatan ekonomi daerah. AHY memastikan hasil pembangunan infrastruktur dapat mengalir hingga ke tingkat masyarakat sehingga memberikan dampak positif yang berkelanjutan.

AHY menjelaskan paradigma pembangunan infrastruktur saat ini perlu diarahkan untuk menekan biaya hidup masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, membuka lapangan kerja, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Infrastruktur, lanjutnya, tidak boleh sekadar menjadi simbol pembangunan, melainkan harus mampu memperkuat ketahanan pangan, energi, dan air, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, setiap proyek infrastruktur harus dirancang secara matang, dilaksanakan secara efektif, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang.

Sebagai kementerian yang mengoordinasikan berbagai kementerian teknis dan lembaga terkait, Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan berkomitmen memastikan pembangunan nasional berjalan sesuai prioritas pemerintah. AHY menekankan pentingnya penguatan infrastruktur dasar seperti perumahan, jaringan irigasi, akses air bersih, sanitasi, dan konektivitas antarwilayah untuk mendukung mobilitas serta aktivitas ekonomi. Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPR RI, dan seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan pembangunan nasional yang inklusif, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan produktivitas dan kesempatan ekonomi bagi masyarakat. Dikutip dari Antaranews.com