Operasi Gabungan di Denpasar, Konsisten Tingkatkan Kepatuhan dan Keselamatan Berkendara

Operasi Gabungan di Denpasar, Konsisten Tingkatkan Kepatuhan dan Keselamatan Berkendara

Denpasar – Dalam upaya meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban administrasi kendaraan bermotor serta mendukung keselamatan berlalu lintas, dilaksanakan kegiatan Operasi Gabungan Pendataan Kendaraan Bermotor di wilayah kerja UPTD Kota Denpasar pada 23–25 Juni 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Jalan Raya depan Samsat Pembantu Sesetan, Terminal Tegal, dan area Pintu Barat GOR Ngurah Rai tersebut melibatkan personel dari Satlantas Polresta Denpasar, Satpol PP, Dinas Perhubungan, UPT Samsat Denpasar, serta PT Jasa Raharja.

Dalam operasi tersebut, petugas melakukan pemeriksaan kelengkapan administrasi kendaraan berupa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), status pelunasan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), serta Surat Izin Mengemudi (SIM) pengendara. Pelaksanaan kegiatan tetap mengedepankan pendekatan humanis dengan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya tertib administrasi dan keselamatan berkendara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Samsat Jasa Raharja Denpasar Putu Novi Satriani Rahayu, SH., MH., Kepala Kantor Samsat Pembantu Sesetan Ni Made Dian Agustiani S., S.Psi., Kepala Kantor Samsat Gerai Penatih Ni Luh Meidi Puspitasari, SE, serta Penanggung Jawab STCK Samsat Denpasar I Nyoman Eggy Tri Chandaka.

Kepala Kantor Samsat Jasa Raharja Denpasar Putu Novi Satriani Rahayu, SH., MH. menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan operasi gabungan tersebut. Selain melakukan pengawasan administrasi kendaraan, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mengedukasi masyarakat mengenai peran dan fungsi Jasa Raharja sebagai penyelenggara perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas.

Sementara itu, Kepala PT Jasa Raharja Wilayah Bali Abdillah, S.Sos., M.Si. menegaskan pentingnya budaya keselamatan berkendara di tengah masyarakat. Ia juga menekankan komitmen Jasa Raharja dalam memberikan pelayanan yang cepat dan responsif kepada korban kecelakaan lalu lintas.

“Melalui pelaksanaan operasi gabungan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap tertib berlalu lintas semakin meningkat sehingga dapat berkontribusi pada penurunan angka kecelakaan di wilayah Bali,” ujar Abdillah.

Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antarinstansi dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas sekaligus meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban administrasi kendaraan bermotor.