Denpasar – Upaya membangun budaya keselamatan berlalu lintas membutuhkan kolaborasi dan komitmen dari berbagai pihak. Hal tersebut menjadi salah satu perhatian PT Jasa Raharja (Persero) Wilayah Bali dalam silaturahmi bersama Polisi Militer Kodam (Pomdam) IX/Udayana pada Rabu, 19 Agustus 2026, dalam rangka membahas penguatan 5 Pilar Keselamatan Berkendara sebagai bagian dari upaya mendorong keselamatan dalam berlalu lintas.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Wilayah Bali, Abdillah, S.Sos., M.Si., hadir bersama Kepala Sub Bagian Pelayanan Santunan Jasa Raharja Wilayah Bali, Andika Kusuma Jaya, S.Pd., M.M., serta Kepala Sub Bagian Keuangan, Akuntansi dan ESG PT Jasa Raharja (Persero) Wilayah Bali, Wahyu Dwi Astowo, S.E.
Dari jajaran Pomdam IX/Udayana, kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Danpomdam IX/Udayana Letkol Cpm Achep Maman, serta Kasi Gakkum Pomdam IX/Udayana Mayor Cpm Guntur Wiyono.
Silaturahmi tersebut menjadi momentum untuk membangun komunikasi dan menyamakan perspektif mengenai pentingnya keselamatan berkendara, khususnya melalui penerapan 5 Pilar Keselamatan Berkendara. Upaya ini dinilai perlu dilakukan secara konsisten dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mengingat keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama.
Sebagai perusahaan yang mendapatkan amanah dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat yang mengalami kecelakaan lalu lintas jalan, PT Jasa Raharja (Persero) tidak hanya menjalankan peran dalam memberikan pelayanan kepada korban kecelakaan, tetapi juga terus mendorong langkah-langkah preventif melalui edukasi dan kolaborasi.
Pendekatan preventif tersebut menjadi bagian penting dalam upaya menekan risiko kecelakaan lalu lintas. Kesadaran masyarakat untuk berkendara secara aman perlu dibangun secara berkelanjutan, mulai dari kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas, kesiapan dan kelayakan kendaraan, hingga perilaku pengendara yang mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Pembahasan mengenai 5 Pilar Keselamatan Berkendara juga menjadi bagian dari upaya mendorong terbentuknya perilaku berlalu lintas yang lebih disiplin dan bertanggung jawab. Dengan keterlibatan berbagai unsur, edukasi keselamatan diharapkan tidak berhenti pada pemahaman terhadap aturan, tetapi dapat diterapkan menjadi kebiasaan dalam aktivitas berkendara sehari-hari.
Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Wilayah Bali, Abdillah, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa keselamatan berlalu lintas membutuhkan kesadaran yang dibangun secara konsisten serta dukungan dari berbagai pihak.
“Keselamatan berlalu lintas bukan hanya tentang bagaimana kita berkendara, tetapi bagaimana kita membangun kesadaran untuk saling menjaga di jalan. Jasa Raharja akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Pomdam IX/Udayana, untuk bersama-sama mendorong implementasi 5 Pilar Keselamatan Berkendara. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang memahami bahwa tertib berlalu lintas merupakan bagian dari upaya melindungi diri sendiri dan orang lain,” ujar Abdillah.
Melalui silaturahmi ini, PT Jasa Raharja (Persero) Wilayah Bali bersama Pomdam IX/Udayana diharapkan dapat terus membangun kolaborasi dalam mendukung upaya keselamatan berlalu lintas. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menciptakan budaya berkendara yang semakin aman, tertib, disiplin, dan berkeselamatan bagi masyarakat di wilayah Bali.
