Sleman — Sebagai bentuk kepedulian dan komitmen dalam memberikan pelayanan kepada korban kecelakaan lalu lintas, telah dilaksanakan kegiatan sharing and caring melalui kunjungan kepada korban kecelakaan lalu lintas yang sedang menjalani perawatan di RSA UGM, Sleman, pada Kamis, 3 September 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di RSA UGM yang berlokasi di Jalan Kabupaten Kranggahan, Gamping, Sleman.
Kegiatan kunjungan ini merupakan bagian dari inisiatif pelayanan dan dukungan moral kepada korban kecelakaan lalu lintas beserta keluarganya selama menjalani perawatan di rumah sakit. Melalui kegiatan sharing and caring, dilakukan pemantauan dan komunikasi dengan pihak rumah sakit guna memastikan keterjaminan korban kecelakaan lalu lintas yang sedang dirawat, memastikan korban benar mendapatkan perawatan di rumah sakit tersebut, serta memastikan penanganan medis diberikan dengan baik sesuai kebutuhan korban.
Selain sebagai bentuk pelayanan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memberikan perhatian dan dukungan secara langsung kepada korban maupun keluarga yang tengah menghadapi kondisi pascakecelakaan. Kehadiran petugas di rumah sakit diharapkan dapat memberikan rasa aman, kepastian, serta dukungan moral kepada korban dan keluarganya dalam proses pemulihan.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, turut hadir Ahmed Ershad Bafadal selaku Staf Administrasi Tk. II KPJR Tk. II Sleman dan Ibu Dewi dari bagian Penjaminan RSA UGM. Keduanya berkoordinasi dalam rangka memastikan pelayanan dan penanganan terhadap korban kecelakaan lalu lintas berjalan dengan baik.
Kegiatan sharing and caring ini merupakan wujud nyata kepedulian serta kehadiran negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi korban kecelakaan lalu lintas. Melalui kunjungan dan pendampingan secara langsung, diharapkan korban dan keluarga dapat merasakan perhatian serta dukungan dalam menghadapi proses perawatan dan pemulihan setelah terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Ahmed Ershad Bafadal, Staf Administrasi Tk. II KPJR Tk. II Sleman, menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan kepada korban kecelakaan lalu lintas di RSA UGM merupakan bagian dari komitmen untuk memastikan korban mendapatkan pelayanan dan penanganan yang baik selama menjalani perawatan. “Melalui kegiatan sharing and caring ini, kami ingin memastikan bahwa korban benar-benar mendapatkan perawatan di rumah sakit, memperoleh penanganan sesuai kebutuhannya, serta mendapatkan jaminan dan pelayanan yang semestinya,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kehadiran secara langsung di rumah sakit tidak hanya bertujuan untuk melakukan pemantauan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral kepada korban serta keluarganya. Menurutnya, kondisi pascakecelakaan dapat menjadi masa yang cukup berat bagi korban maupun keluarga, sehingga perhatian dan pendampingan secara langsung diharapkan dapat memberikan rasa tenang serta menunjukkan bahwa korban tidak menghadapi proses tersebut sendirian.
“Bagi kami, kegiatan sharing and caring merupakan salah satu bentuk nyata hadirnya negara di tengah masyarakat, khususnya bagi korban kecelakaan lalu lintas. Kami berharap melalui kunjungan seperti ini, korban dan keluarga dapat merasakan perhatian, kepedulian, serta mendapatkan kepastian bahwa pelayanan dan penanganan terhadap korban terus kami kawal dengan sebaik-baiknya,” pungkas Ahmed.
