Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka 108 lowongan kerja melalui Program Pengawal Energi bagi lulusan sarjana (S1) dan diploma empat (D4). Program yang diluncurkan Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung ini bertujuan mendukung pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia. Pendaftaran dibuka mulai 23 Oktober hingga 1 November 2026 melalui kerja sama Kementerian ESDM, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), serta Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas.
Dalam rekrutmen ini, tersedia dua posisi, yaitu Verifikator Lapangan sebanyak 100 orang dan Analis sebanyak delapan orang. Verifikator Lapangan akan memperoleh honor sebesar Rp6,5 juta per bulan, sedangkan posisi Analis mendapatkan Rp5,7 juta per bulan. Peserta yang lolos akan bekerja dengan skema Perjanjian Kerja Jasa Perorangan selama satu tahun, mulai Desember 2026 hingga Desember 2027. Program ini juga memberikan kesempatan kepada talenta muda untuk mengembangkan kompetensi dan terlibat langsung dalam pengawasan distribusi BBM di lapangan.
Selain honor bulanan, peserta Program Pengawal Energi akan mendapatkan dukungan transportasi, akomodasi, dan komunikasi selama bertugas. Fasilitas lainnya meliputi BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, tas, kartu identitas, sepatu dan rompi keselamatan, serta alat tulis kantor. Peserta juga berkesempatan memperoleh sertifikat pelatihan dan kompetensi operator pendistribusian BBM nonpenerbangan dari Kementerian ESDM. Calon pelamar diimbau memperhatikan persyaratan pendidikan dan ketentuan penempatan sebelum mendaftar agar sesuai dengan kebutuhan program. Dikutip dari rri.co.id
