Elena Rybakina kembali menunjukkan performa luar biasa setelah mengalahkan Jessica Pegula dengan skor 4-6, 6-4, 6-3 di semifinal WTA Finals 2025 yang digelar di Riyadh, Sabtu (8/11/2025).
Kemenangan ini memastikan langkah petenis asal Kazakhstan itu ke babak final turnamen penutup musim paling bergengsi di dunia tenis putri.
Rybakina tampil dominan dengan 15 ace dan mematahkan servis Pegula lima kali sepanjang laga berdurasi dua jam lebih tersebut. Ia kini mencatatkan 10 kemenangan beruntun, termasuk empat kemenangan terakhir melawan petenis peringkat 10 besar dunia.
“Ya, itu senjata terbesar saya dan saya pikir itu berhasil dengan sangat baik,” ujar Rybakina tentang servis andalannya, dikutip dari laman resmi WTA.
“Ada saat-saat di mana saya sangat membutuhkannya, dan itu bekerja — meskipun Jessica bermain sangat baik dan terus menekan saya.”
Performa Konsisten di WTA Finals
Rybakina datang ke Riyadh dengan performa impresif setelah tampil gemilang di tur Asia. Meski sempat mengaku kelelahan, ia berhasil menyapu bersih semua pertandingan di Grup Serena Williams, mengalahkan Amanda Anisimova, Iga Swiatek, dan pengganti Ekaterina Alexandrova.
Prestasi ini menyamai capaian Aryna Sabalenka yang juga memenangi semua laga di Grup Stefanie Graf.
“Saya tidak menyangka akan sejauh ini,” kata Rybakina.
“Tapi saya senang bisa bermain sangat baik di pertandingan-pertandingan sulit dan mendorong diri saya sejauh mungkin.”
Pegula Tetap Beri Perlawanan Ketat
Sementara itu, Jessica Pegula, yang finis sebagai runner-up Grup Graf dengan catatan dua kemenangan dan satu kekalahan, memberikan perlawanan sengit di awal pertandingan. Pegula bahkan sempat unggul lebih dulu setelah merebut set pertama 6-4.
Namun, tekanan servis keras Rybakina membuat Pegula kesulitan mempertahankan ritme.
“Kekalahan yang berat,” ujar Pegula setelah laga.
“Salut untuknya, dia bermain tenis dengan sangat baik dan selalu melakukan servis luar biasa. Di kondisi dan lapangan seperti ini, sulit sekali untuk mengambil poin gratis.”
Petenis berusia 31 tahun itu menjadi pemain tertua yang mencapai WTA Finals sejak Venus Williams (37 tahun) pada 2017. Ini juga menjadi penampilan keempat Pegula secara beruntun di ajang penutup musim tersebut. Dikutip dari antaranews.com
