Mendag Tekankan Pentingnya Digitalisasi Layanan Ekspor Nasional

Mendag Tekankan Pentingnya Digitalisasi Layanan Ekspor Nasional

Menteri Perdagangan Budi Santoso menekankan pentingnya digitalisasi layanan ekspor untuk mempercepat perizinan dan meningkatkan daya saing pelaku usaha. Pemerintah terus memperkuat sistem agar eksportir memperoleh kemudahan maksimal.

Dalam acara Strategic Forum tentang perluasan pasar ekspor ke Peru dan Tunisia di Pusat Pengembangan SDM Ekspor dan Jasa Perdagangan, Mendag menyoroti otomatisasi Surat Keterangan Asal (SKA) preferensi. Sistem ini membantu eksportir menghindari kesalahan administrasi dan memastikan tarif masuk sesuai perjanjian perdagangan, seperti 0 persen untuk ekspor ke Peru.

Mendag juga mendorong penggunaan business matching online agar UMKM dapat menjangkau lebih banyak mitra global secara efisien. Digitalisasi layanan ekspor disebut turut mendorong peningkatan ekspor yang melampaui target nasional tahun ini.

Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional Djatmiko Bris Witjaksono menambahkan, perjanjian CEPA Indonesia–Peru menandai 50 tahun hubungan diplomatik kedua negara dan menjadi bagian dari kerja sama Indonesia dengan Kanada, Uni Eropa, Peru, dan Tunisia. Pelaku usaha diharapkan memanfaatkan platform business matching pemerintah untuk memperluas pasar ekspor.

Kata kunci utama: digitalisasi ekspor, layanan ekspor nasional, SKA otomatis, business matching online, UMKM, CEPA Indonesia–Peru, perjanjian perdagangan. Dikutip dari RRI.co.id