Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan penyelesaian pembangunan jembatan bailey dalam sepekan untuk menghubungkan kembali jalan ke sejumlah desa di Aceh pascabencana di Sumatera.
Instruksi ini disampaikan saat rapat terbatas di Pos Pendamping Nasional Penanganan Bencana Alam Aceh, Pangkalan TNI AU Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Minggu (7/12). Prabowo berharap jembatan yang dibangun Kementerian PUPR dibantu TNI ini segera beroperasi agar akses desa terisolir bisa kembali terbuka.
Pemasangan jembatan bailey dilakukan di lokasi terdampak seperti Teupin Mane, Alue Kulus, Enang-enang, Weihni Rongka, dan Timang Gajah. Presiden menegaskan pembangunan jembatan ini menjadi prioritas utama dalam membuka akses wilayah terisolir.
Kepala BNPB Suharyanto melaporkan beberapa wilayah masih sepenuhnya terisolir, termasuk Bener Meriah dengan 232 gampong terdampak dan Aceh Tengah 295 gampong. Aceh Tamiang mulai membaik, meski masih terdapat 216 gampong terdampak.
Beberapa titik kritis jalan nasional yang masih putus antara lain ruas Meureudu–Batas Pidie Jaya termasuk Jembatan Meureudu, Jembatan Teupin Manee di Bireuen, dan ruas jalan Kota Bireuen–Aceh Utara. Semua titik tersebut sedang ditangani intensif oleh Kementerian PUPR dan Satgas Gabungan.
Penyelesaian jembatan bailey diharapkan memperlancar distribusi bantuan dan mempercepat pemulihan pascabencana di Aceh. Dikutip dari Antaranews.com
