Rupiah Kembali Tertekan, Dolar AS Menguat di Pasar Valas

Rupiah Kembali Tertekan, Dolar AS Menguat di Pasar Valas

Rupiah kembali tertekan oleh penguatan dolar AS pada perdagangan hari ini. Saat pembukaan, nilai tukar rupiah berada di Rp16.692 per dolar AS, setelah menguat 0,11 persen menjadi Rp16.676 per dolar AS pada penutupan Selasa kemarin.

Analis Pasar Uang, Lukman Leong, menyatakan rupiah melemah seiring dolar AS yang menguat setelah data pekerjaan AS lebih tinggi dari perkiraan. Data Job Openings and Labor Turnover Survey (JOLT) menunjukkan jumlah lowongan pekerjaan, perekrutan, dan pemutusan hubungan kerja di Amerika Serikat.

Pelemahan rupiah diperkirakan terbatas karena pasar menunggu data penjualan ritel Indonesia. Rupiah diprediksi bergerak di kisaran Rp16.600–Rp16.700 per dolar AS. Bank Indonesia kemungkinan akan melakukan intervensi aktif dan melalui lelang Sekuritas Rupiah untuk menstabilkan nilai tukar.

Pasar juga memperkirakan kemungkinan pemangkasan suku bunga 25 basis poin sebesar 87 persen, namun prospek kebijakan suku bunga tahun 2026 masih belum pasti. Dikutip dari RRI.co.id