Jakarta – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Aceh memasok kebutuhan memasak untuk 625 dapur umum mandiri yang didirikan masyarakat terdampak bencana di sejumlah kabupaten dan kota. Dapur umum ini melayani total 224.458 jiwa.
Plt. Kepala Dinsos Aceh, Chaidir, mengatakan dapur umum mandiri terbanyak berada di Kabupaten Aceh Utara dengan 504 titik, melayani 173.818 jiwa. Kabupaten Bener Meriah memiliki 57 dapur umum melayani 7.258 jiwa, Aceh Timur 44 dapur untuk 21.294 jiwa, dan Gayo Lues tujuh dapur untuk 12.468 jiwa. Kota Lhokseumawe lima dapur untuk 1.562 jiwa, Bireuen empat dapur untuk 2.500 jiwa, Pidie dua dapur untuk 1.688 jiwa, Langsa satu dapur untuk 3.315 jiwa, serta Aceh Tamiang satu dapur melayani 600 jiwa.
Selain dapur mandiri masyarakat, Dinsos Aceh bekerja sama dengan dinas sosial kabupaten/kota mendirikan empat dapur umum tambahan, termasuk satu di Aceh Tengah untuk 3.500 jiwa, Nagan Raya 1.589 jiwa, Gayo Lues 1.028 jiwa, dan Aceh Timur 150 jiwa.
Dapur umum Kementerian Sosial tersebar di 14 titik. Misalnya, Aceh Tamiang satu dapur menyediakan 6.000 porsi per hari, Pidie lima dapur 35.000 porsi per hari, Langsa satu dapur 2.000 porsi per hari, Bireuen dua dapur 3.700 porsi per hari, dan Pidie Jaya lima dapur menyediakan 37.886 porsi setiap hari.
Chaidir menegaskan, dapur umum tidak hanya melayani warga di pengungsian tetapi juga masyarakat yang rumahnya tidak bisa digunakan untuk memasak akibat tertimbun lumpur. Dikutip dari RRI.co.id
