Jakarta – Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan Bulog siap menyalurkan langsung 35 persen MinyaKita kepada pedagang kecil mulai 2026. Kebijakan ini bertujuan memperkuat distribusi dan menjaga stabilitas harga minyak goreng di tingkat konsumen.
Penugasan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 43 Tahun 2025 tentang tata kelola minyak goreng rakyat. Dalam aturan itu, Bulog dan ID Food tidak lagi menyalurkan MinyaKita melalui distributor, melainkan langsung ke pengecer agar harga jual sesuai harga eceran tertinggi (HET).
Rizal menjelaskan penyaluran langsung dinilai mampu memotong rantai distribusi yang panjang sehingga potensi kenaikan harga dapat ditekan. Sesuai arahan Menteri Perdagangan, Bulog dan ID Food ditugaskan menyerap 35 persen pasokan domestic market obligation (DMO) minyak goreng untuk disalurkan langsung ke pedagang kecil secara nasional.
Realisasi kebijakan ini akan dimulai pada Januari 2026. Hingga saat ini Bulog belum menerima pasokan DMO MinyaKita karena penugasan tersebut baru efektif berlaku tahun depan. Dikutip dari Antaranews.com
