Kementan Genjot Optimasi Lahan Demi Perkuat Swasembada Beras Nasional

Kementan Genjot Optimasi Lahan Demi Perkuat Swasembada Beras Nasional

Kementerian Pertanian terus mendorong program optimasi lahan untuk meningkatkan produktivitas padi melalui kenaikan indeks pertanaman pada lahan sawah yang sudah ada. Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, Hermanto, menyatakan bahwa strategi ini merupakan arahan langsung dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman guna meningkatkan frekuensi tanam dari satu kali menjadi dua hingga tiga kali dalam setahun tanpa perlu membuka lahan baru.

Pelaksanaan optimasi lahan dilakukan melalui perbaikan berbagai infrastruktur pertanian, mulai dari penyusunan desain survei, rehabilitasi tanggul dan jaringan irigasi, hingga penyediaan pompa air dan alat mesin pertanian. Program ini diprioritaskan bagi lahan yang memiliki indeks pertanaman rendah agar pemanfaatannya lebih maksimal dan mampu meningkatkan pendapatan petani secara berkelanjutan.

Hingga awal Januari 2026, program ini menunjukkan hasil yang positif dengan capaian desain survei mencapai 98,64 persen dari target 500.000 hektare. Saat ini, progres konstruksi fisik sudah mencapai sekitar 78 persen di 24 provinsi sentra pertanian dan ditargetkan terus berlanjut hingga Maret 2026. Melalui pengawalan intensif, pemerintah berharap optimasi lahan ini dapat memenuhi kebutuhan beras nasional sepenuhnya dari produksi dalam negeri dan mewujudkan swasembada pangan. Dikutip dari Antaranews.com