Jakarta – Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menetapkan target penyerapan gabah petani sebanyak empat juta ton setara beras dan satu juta ton jagung sepanjang tahun 2026. Target ini merupakan bagian dari rencana strategis untuk memperkuat cadangan pangan nasional dan memastikan hasil panen petani terserap secara optimal sesuai hasil rapat koordinasi terbatas di tingkat kementerian.
Untuk mendukung pencapaian tersebut, Bulog menyiapkan pembangunan 100 infrastruktur pascapanen, termasuk gudang baru dan fasilitas penggilingan padi di berbagai sentra produksi. Selain beras dan jagung, Bulog juga mendapatkan penugasan untuk menyerap minyak goreng rakyat sekitar 35 persen dari pasar domestik guna menjaga kestabilan harga Minyakita di masyarakat.
Di sisi penyaluran, Bulog merencanakan distribusi bantuan pangan beras sebanyak 720 ribu ton kepada 18 juta keluarga penerima manfaat serta program stabilisasi harga pangan sebesar 1,5 juta ton sepanjang tahun. Berdasarkan evaluasi akhir 2025, Bulog telah mencatat pengadaan gabah setara beras mencapai 3,19 juta ton, yang menjadi modal penting dalam menjaga ketahanan stok nasional menuju tahun 2026. Dikutip dari Antaranews.com
