Pelatih Liverpool Arne Slot mengakui bahwa barisan pertahanan timnya bermain terlalu dalam saat menghadapi Fulham yang berakhir imbang 2-2 di Craven Cottage. Kesalahan posisi tersebut dimanfaatkan oleh Harrison Reed untuk mencetak gol penyama kedudukan melalui tendangan jarak jauh pada masa tambahan waktu. Slot menjelaskan bahwa penumpukan pemain di dalam kotak penalti justru memberikan ruang bebas bagi lawan untuk melepaskan tembakan meski situasi tersebut memiliki peluang gol yang kecil secara statistik.
Manajer asal Belanda tersebut menyoroti pola kebobolan timnya yang sering terjadi melalui peluang pertama lawan serta pada menit-menit akhir pertandingan. Selain masalah taktik dalam mengantisipasi lemparan ke dalam dan bola mati, Liverpool juga sedang menghadapi kendala kebugaran pemain di lini depan. Absennya Aleksandar Isak dan kelelahan otot yang dialami Hugo Ekitike akibat jadwal padat membuat opsi rotasi pemain menjadi sangat terbatas dalam beberapa laga terakhir.
Setelah kehilangan poin di kandang Fulham, Liverpool kini harus bersiap menghadapi tantangan yang lebih berat melawan pemuncak klasemen, Arsenal. Slot berharap para pemainnya dapat segera pulih dari kelelahan fisik guna menjaga daya saing di papan atas Liga Inggris. Fokus utama tim saat ini adalah memperbaiki koordinasi pertahanan dan meningkatkan efisiensi serangan agar kejadian serupa tidak terulang dalam laga besar mendatang. Dikutip dari Antaranews.com
