Musisi sekaligus dokter bedah plastik Tompi menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki masalah pribadi dengan komika Pandji Pragiwaksono. Pernyataan ini disampaikan setelah Tompi mengkritik materi stand-up comedy Pandji dalam pertunjukan berjudul Mens Rea yang menyinggung penampilan fisik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Tompi mengklarifikasi bahwa hubungannya dengan Pandji tetap baik sebagai teman, meskipun mereka sering memiliki pandangan politik yang berbeda. Secara umum, Tompi mengaku setuju dengan konten keresahan politik yang dibawakan Pandji, namun ia menyayangkan adanya ejekan terhadap kondisi fisik. Menurutnya, kritik seharusnya ditujukan pada kinerja atau kebijakan, bukan penampilan tubuh.
Sebagai ahli medis, Tompi menjelaskan bahwa tampilan mata mengantuk pada Gibran adalah kondisi anatomis bawaan yang disebut ptosis, yaitu ketika otot kelopak mata turun sehingga bukaan mata tidak maksimal. Kritik Tompi di media sosial tersebut telah direspons secara positif oleh Pandji Pragiwaksono yang menyampaikan apresiasi atas masukan yang diberikan. Dikutip dari Antaranews.com
