Wakil Presiden Gibran Rakabuming melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, pada Kamis untuk meninjau langsung dampak banjir bandang yang melanda wilayah tersebut. Dalam kunjungannya, ia menyambangi posko pengungsian di Kecamatan Sungai Tabuk guna berdialog dengan masyarakat serta memastikan komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat penanganan darurat. Ia menjanjikan bahwa pemerintah akan melakukan perbaikan terhadap rumah-rumah warga yang rusak dan meminta para pengungsi untuk sementara waktu tetap berada di tempat yang aman hingga proses pemulihan berjalan.
Selain fokus pada infrastruktur, Wakil Presiden memberikan instruksi tegas terkait perlindungan bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, anak-anak, dan lansia. Ia meminta agar seluruh layanan dasar seperti dapur umum yang menyediakan makanan tiga kali sehari dan posko kesehatan tetap aktif selama 24 jam. Ketersediaan obat-obatan, air bersih, serta fasilitas sanitasi juga menjadi perhatian utama guna mencegah munculnya penyakit menular yang sering terjadi akibat banjir yang berlangsung dalam waktu lama.
Dalam peninjauan ke pemukiman warga menggunakan perahu karet, terungkap bahwa bencana ini telah memberikan dampak luas pada 121 desa di 9 kecamatan. Data sementara mencatat lebih dari 23 ribu rumah terdampak dan sekitar 118 ribu jiwa merasakan dampak dari bencana alam tersebut. Kunjungan ini diharapkan dapat menyerap aspirasi warga secara langsung sehingga langkah pemulihan dan bantuan dari pemerintah dapat tersalurkan secara lebih efektif dan tepat sasaran. Dikutip dari RRI.co.id
