Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI resmi menyetorkan dividen interim tahun buku 2025 kepada Negara Republik Indonesia senilai 11 triliun rupiah. Jumlah tersebut merupakan bagian dari total dividen interim sebesar 20,6 triliun rupiah atau setara dengan 137 rupiah per lembar saham. Adapun sisa dividen dibagikan kepada pemegang saham publik yang telah tercatat dalam daftar pemegang saham pada tanggal perekaman 2 Januari 2026.
Pembayaran dividen yang dilakukan pada hari Kamis ini merupakan wujud nyata kontribusi BRI dalam mendukung pembangunan nasional serta memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham. Corporate Secretary BRI, Dhanny, menjelaskan bahwa langkah ini didorong oleh kinerja keuangan perseroan yang solid dengan capaian laba bersih konsolidasian sebesar 41,23 triliun rupiah per September 2025. Pertumbuhan ini didukung oleh penguatan pembiayaan pada sektor UMKM serta manajemen risiko yang dilakukan secara konsisten.
Manajemen menegaskan bahwa seluruh proses pembagian dividen telah dilakukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang berlaku. Melalui fundamental bisnis yang kuat dan strategi transformasi yang berkelanjutan, BRI berkomitmen untuk terus mendukung perekonomian nasional. Selain memperkuat modal negara, pembagian dividen ini diharapkan dapat menjaga kepercayaan investor terhadap prospek bisnis perseroan di masa depan. Dikutip dari Antaranews.com
