Jakarta – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara Indonesia berencana mengalihkan pengelolaan tambang emas Martabe di Sumatera Utara kepada BUMN yang baru dibentuk, yaitu PT Perusahaan Mineral Nasional atau Perminas. Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria, menjelaskan bahwa Perminas merupakan entitas yang berbeda dari MIND ID dan sengaja disiapkan untuk berada langsung di bawah naungan Danantara. Langkah ini bertujuan agar seluruh lini bisnis strategis pemerintah terkonsolidasi dalam ekosistem lembaga pengelola investasi tersebut.
Meskipun Perminas akan beroperasi di bawah kendali Danantara, Dony menyebutkan bahwa komunikasi terkait teknis peralihan pengelolaan dari PT Agincourt Resources tidak dilakukan secara langsung oleh pihaknya. Hal tersebut dikarenakan proses administratif tersebut bukan merupakan bagian dari tugas utama Danantara saat ini. Pernyataan ini disampaikan di tengah upaya pemerintah dalam menyelaraskan aset-aset raksasa nasional guna menggerakkan mesin ekonomi Indonesia secara lebih terintegrasi.
Di sisi lain, pengalihan aset ini juga berkaitan dengan langkah Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan yang berencana mengelola kembali lahan dari 28 perusahaan yang telah dicabut izinnya. Koordinasi pengelolaan lahan tersebut nantinya akan dilakukan oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi bersama Danantara agar berjalan lebih efektif dan efisien. Rencana besar ini telah dibahas dalam rapat lintas kementerian dan lembaga sebagai bagian dari strategi penataan kawasan hutan dan investasi nasional. Dikutip dari Antaranews.com
