Jakarta – Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta melaporkan bahwa sebanyak dua puluh sembilan RT masih terendam banjir hingga Sabtu pagi akibat curah hujan tinggi dan luapan beberapa aliran sungai. Wilayah Jakarta Timur tercatat sebagai area terdampak paling parah dengan total genangan terbanyak yang dipicu oleh luapan Kali Ciliwung. Berikut adalah rincian wilayah yang masih terdampak banjir menurut data terbaru:
Jakarta Timur: 22 RT di Kelurahan Bidara Cina dan Kampung Melayu dengan ketinggian hingga 50 sentimeter.
Jakarta Utara: 6 RT di Kelurahan Kapuk Muara dan Marunda dengan ketinggian hingga 45 sentimeter.
Jakarta Selatan: 1 RT di Kelurahan Pejaten Timur dengan ketinggian sekitar 20 sentimeter.
Kondisi ini memaksa ratusan keluarga untuk meninggalkan kediaman mereka dan berpindah ke lokasi pengungsian yang telah disediakan di sejumlah titik seperti gedung sekolah, masjid, dan GOR. Lokasi pengungsian terbesar berada di Kelurahan Kampung Melayu yang menampung ratusan jiwa di SDN 01 dan 02 serta SMPN 26 Jakarta. Petugas gabungan terus disiagakan di lokasi terdampak untuk memantau perkembangan debit air dan memberikan bantuan logistik kepada para pengungsi.
Pemerintah melalui BPBD mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat meningkatkan kembali ketinggian air. Warga diharapkan selalu memantau informasi cuaca terkini melalui saluran resmi dan menjaga kebersihan saluran air di lingkungan masing-masing. Bagi warga yang berada dalam kondisi darurat atau membutuhkan bantuan evakuasi segera, diminta untuk menghubungi pusat layanan bantuan Jakarta Siaga melalui nomor panggilan darurat seratus dua belas. Dikutip dari RRI.co.id
