Denpasar – Dalam rangka meningkatkan keselamatan lalu lintas dan memastikan kesiapan kendaraan angkutan menjelang Angkutan Lebaran 2026, Satgas Gabungan yang terdiri dari Satgas Gakkum, Satgas Preemtif, dan Satgas Banops di bawah koordinasi Polda Bali melaksanakan kegiatan Ramp Check di Pintu Keluar Tol Bali Mandara, pada Rabu (11/2/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan melalui sinergi lintas sektor antara Polda Bali, Dinas Perhubungan (Dishub), PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Bali, serta PT Jasa Marga Bali Tol, sebagai wujud komitmen bersama dalam menciptakan sistem transportasi yang aman, tertib, dan berkeselamatan, khususnya dalam menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat pada periode mudik Lebaran.
Ramp Check dilakukan secara komprehensif dengan sasaran utama kendaraan angkutan penumpang yang melintas di kawasan Tol Bali Mandara. Pemeriksaan meliputi kondisi teknis kendaraan, seperti kelayakan ban, sistem pengereman, lampu-lampu, kaca, wiper, serta komponen penunjang lainnya guna memastikan kendaraan berada dalam kondisi laik jalan.
Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan sistem keamanan kendaraan, antara lain fungsi sabuk pengaman, pintu darurat, serta ketersediaan dan kondisi alat pemadam api ringan (APAR) sebagai bagian dari standar keselamatan kendaraan.
Aspek keamanan dan kenyamanan penumpang turut menjadi perhatian, dengan memastikan jumlah penumpang serta barang bawaan tidak melebihi kapasitas yang telah ditentukan (overload), sehingga potensi risiko kecelakaan lalu lintas dapat ditekan sejak dini.
Tidak hanya pemeriksaan fisik kendaraan, kegiatan ini juga mencakup pemeriksaan administrasi, meliputi kelengkapan STNK, Buku KIR, izin trayek, serta SIM pengemudi. Dalam kesempatan tersebut, PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Bali turut melakukan pengecekan keaktifan masa berlaku Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum (IWKBU) guna memastikan seluruh penumpang angkutan umum memperoleh perlindungan dasar sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Melalui kegiatan Ramp Check ini, PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Bali bersama Polda Bali dan seluruh stakeholder terkait terus mengedepankan langkah preventif dan preemtif dalam rangka menekan angka kecelakaan lalu lintas serta memastikan kesiapan sarana transportasi menjelang Angkutan Lebaran 2026. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran pengemudi dan operator angkutan dalam memenuhi standar keselamatan, sehingga tercipta perjalanan yang aman, tertib, dan berkeselamatan bagi seluruh pengguna jalan.
