KABUPATEN SEMARANG – Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Kabupaten Semarang menggelar aksi simpatik berupa layanan service motor gratis bagi pengemudi ojek online (ojol). Kegiatan ini dilaksanakan di halaman bersejarah Benteng Willem II, Ambarawa, pada Rabu (11/02/2026).
Inisiasi ini merupakan kolaborasi strategis antara Satlantas Polres Semarang, Jasa Raharja, dan dealer motor lokal guna memastikan performa kendaraan para mitra pengemudi tetap prima, sekaligus meningkatkan standar keselamatan menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 H.
Selain mendapatkan perawatan mesin secara cuma-cuma, para driver ojol juga menerima edukasi mendalam mengenai keselamatan berkendara (safety riding) serta kehati-hatian dalam bekerja di jalan raya. Sosialisasi ini bertujuan memberikan rasa aman, baik bagi para pengemudi maupun bagi masyarakat pengguna jasa ojek online.
“Animo rekan-rekan pengemudi ojek online sangat luar biasa. Selain kendaraannya dipastikan dalam kondisi layak jalan, mereka juga dibekali pemahaman tentang service agreement dalam melayani konsumen secara profesional dan aman,” ujar perwakilan pelaksana di lapangan.
Kepala Kantor Wilayah Utama PT Jasa Raharja Jawa Tengah, Triadi, dalam kesempatan terpisah menekankan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari pergeseran (shifting) tugas dan fungsi Jasa Raharja yang kini lebih proaktif pada penanganan pra-kejadian (pencegahan).
Triadi menegaskan bahwa seluruh langkah ini tetap berpijak kuat pada koridor hukum perlindungan masyarakat, yaitu, UU No. 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang. UU No. 34 Tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.
“Jasa Raharja sebagai bagian dari FLLAJ akan terus berperan aktif dalam setiap kegiatan pencegahan kecelakaan. Melalui pengecekan kendaraan secara rutin seperti ini, kami berupaya menekan tingkat kecelakaan dan meminimalisir fatalitas cedera korban di wilayah Kabupaten Semarang,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi para penyedia layanan angkutan sewa khusus lainnya untuk senantiasa memperhatikan faktor keselamatan. Dengan kendaraan yang sehat dan pengemudi yang teredukasi, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Semarang dapat mengalami penurunan yang signifikan, khususnya pada masa mobilitas tinggi menyambut hari raya mendatang.
