Sinergi Pelayanan Prima, Jasa Raharja Sulsel Serahkan Penghargaan Nasional Quantum Claim Speed Award ke RSUP Wahidin

Sinergi Pelayanan Prima, Jasa Raharja Sulsel Serahkan Penghargaan Nasional Quantum Claim Speed Award ke RSUP Wahidin

Makassar – PT Jasa Raharja Wilayah Sulawesi Selatan memberikan apresiasi kepada RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo atas dedikasi luar biasa dalam percepatan pelayanan santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas. Pada Kamis (12/2), Kepala PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Sulawesi Selatan, Bapak Mulyadi, didampingi Kepala Bagian Operasional, Bapak Panji Wiratama, secara resmi menyerahkan sertifikat penghargaan kategori Quantum Claim Speed Award 2025 tingkat Nasional yang sebelumnya diraih pada ajang JR Summit 2025.

Penghargaan bergengsi ini diterima langsung oleh Direktur Layanan Operasional RSUP Wahidin, dr. Marsella Wahyuni Olii, M.Kes. Penghargaan Quantum Claim Speed Award merupakan pengakuan atas kecepatan dan ketepatan rumah sakit dalam koordinasi penanganan medis serta administrasi korban kecelakaan, yang memungkinkan Jasa Raharja memberikan kepastian jaminan dalam waktu singkat.
“Kami dari pihak Jasa Raharja mengapresiasi kinerja RSUP Wahidin yang terus berkomitmen mempercepat pelayanan sehingga hak korban kecelakaan dapat terpenuhi,” ujar Bapak Mulyadi.

Senada dengan hal tersebut, dr. Marsella Wahyuni Olii menegaskan komitmen pihaknya dalam menjaga standar pelayanan. “Kami memastikan seluruh jajaran medis RSUP Wahidin terus mengutamakan keselamatan pasien sekaligus bersinergi erat dengan Jasa Raharja untuk kemudahan administrasi santunan,” pungkasnya.

Selain penyerahan penghargaan, pertemuan ini juga dihadiri KUPT Samsat Makassar II, Bapak Muhammad Khadafi yang membahas mengenai kolaborasi strategis terkait peningkatan kepatuhan pajak kendaraan bermotor di lingkungan rumah sakit. Hasil diskusi menyepakati program “Jemput Bola” melalui kehadiran Samsat Keliling di area RSUP Wahidin serta rencana sistem pembayaran pajak pegawai melalui mekanisme Koperasi. Langkah kolaboratif ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan kesehatan, tetapi juga kesadaran administrasi kendaraan bagi seluruh civitas hospitalia.