Jakarta – ASDP memastikan kesiapan penuh dalam mengawal penyeberangan selama angkutan Lebaran 2026 agar perjalanan masyarakat aman, nyaman, dan tertib. Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo menyatakan kesiapan dilakukan melalui penguatan armada, pelabuhan, sistem operasional, serta koordinasi intensif antarunit agar distribusi kendaraan dan logistik tidak terganggu. Layanan optimal menjadi prioritas agar pengalaman penyeberangan tetap terjaga selama periode mudik dan balik Lebaran.
Lintasan Merak–Bakauheni menjadi fokus utama karena menjadi gerbang utama mobilitas masyarakat dan jalur vital distribusi logistik. ASDP menyiagakan 75 kapal, menambah dua dermaga ekspres, serta menugaskan lebih dari 1.900 personel di kedua pelabuhan untuk mengatur kendaraan, pelayanan penumpang, dan pengawasan keselamatan. Sistem tiket daring Ferizy juga disiapkan dengan kuota awal lebih dari 1,5 juta tiket untuk lintasan tersibuk, yang dapat meningkat mendekati periode puncak arus mudik.
Secara nasional, pergerakan penumpang diproyeksikan mencapai 5,8 juta orang, meningkat 9,4 persen dibanding Lebaran sebelumnya, sementara kendaraan diperkirakan 1,4 juta unit atau naik 9,3 persen. Masyarakat diimbau memesan tiket lebih awal melalui Ferizy sejak H-60, memastikan data penumpang lengkap, dan mematuhi jadwal keberangkatan. Langkah ini diharapkan menjaga kelancaran layanan, mengurangi antrean panjang, dan memastikan mobilitas serta distribusi logistik tetap lancar selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Dikutip dari Antaranews.com
