Samarinda – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Dapur Gas Alam Badak Satu memberikan klarifikasi resmi terkait potongan video viral yang menunjukkan pembagian kelapa muda dalam program Makan Bergizi Gratis di Muara Badak. Kepala SPPG Abdi Nolima menjelaskan bahwa informasi dalam video tersebut tidak utuh sehingga memicu kesalahpahaman di masyarakat. Fakta sebenarnya adalah para siswa menerima dua jenis paket makanan sekaligus, yaitu paket kudapan dan paket menu utama untuk memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan.
Paket pertama yang dibagikan terdiri dari kelapa muda utuh, roti abon, telur rebus, dan susu kemasan sebagai kudapan ringan. Sementara itu, paket kedua merupakan menu utama yang berisi nasi putih, telur masak kecap, tahu goreng, tumis sayuran, serta buah semangka. Video yang beredar hanya menyorot momen pembagian kelapa muda sehingga publik berasumsi bahwa bantuan pangan tersebut hanya terbatas pada buah tersebut saja tanpa adanya makanan pendamping lain.
Pihak SPPG menjelaskan bahwa dokumentasi awal sebenarnya dibuat oleh pihak sekolah untuk memperlihatkan antusiasme para siswa, namun sayangnya menyebar tanpa penjelasan konteks yang lengkap. Meskipun penyajian kelapa muda utuh diakui tidak umum, hal tersebut merupakan bagian dari variasi menu tambahan. Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat mendapatkan pemahaman yang benar mengenai komitmen pemerintah dalam menyediakan makanan dengan komposisi gizi seimbang bagi pelajar di Kalimantan Timur. Dikutip dari Antaranews.com
