Mataram – Kepala PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) menghadiri undangan rapat koordinasi yang diselenggarakan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam rangka persiapan Manajemen Angkutan Lebaran Tahun 2026 pada hari Rabu (25/02/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis untuk memastikan penyelenggaraan transportasi selama periode mudik berjalan aman, tertib, dan lancar.
Rapat yang digelar di kantor Dishub NTB tersebut dihadiri oleh berbagai mitra terkait, antara lain unsur Polda Nusa Tenggara Barat, perwakilan operator angkutan darat dan laut, pengelola terminal dan pelabuhan, serta instansi teknis lainnya. Sinergi lintas sektor ini dinilai sangat penting mengingat tingginya mobilitas masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
Dalam forum tersebut, Kepala Jasa Raharja Kanwil NTB menyampaikan komitmen perusahaan dalam mendukung penuh kebijakan pemerintah terkait pengamanan dan pelayanan Angkutan Lebaran 2026. Ia menegaskan bahwa Jasa Raharja siap mengoptimalkan peran dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat, khususnya bagi korban kecelakaan lalu lintas dan angkutan umum sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, dibahas pula potensi titik-titik rawan kecelakaan, kepadatan lalu lintas, serta strategi mitigasi risiko yang perlu diantisipasi sejak dini. Koordinasi data antara Jasa Raharja dan mitra kerja, termasuk kepolisian dan rumah sakit, menjadi perhatian utama guna mempercepat proses penanganan korban apabila terjadi kecelakaan selama periode Lebaran.
Dishub NTB dalam paparannya menyampaikan rencana operasional, mulai dari pengaturan jadwal keberangkatan, ramp check kendaraan angkutan umum, hingga kesiapan sarana dan prasarana transportasi. Upaya ini bertujuan untuk memastikan seluruh moda transportasi memenuhi aspek keselamatan dan laik jalan sebelum melayani masyarakat.
Kepala Jasa Raharja Kanwil NTB juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat agar lebih bijak dalam memilih moda transportasi dan mengutamakan keselamatan. Kolaborasi kampanye keselamatan bersama mitra strategis akan terus digencarkan menjelang masa Angkutan Lebaran, sebagai bentuk pencegahan terhadap risiko kecelakaan.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun komitmen bersama antarinstansi untuk menghadirkan penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026 yang aman, nyaman, dan berkeselamatan di wilayah NTB. Sinergi yang solid antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, operator transportasi, dan Jasa Raharja menjadi kunci utama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama momentum Lebaran.
