Banjarbaru – Upaya peningkatan keselamatan transportasi terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor. PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Kalimantan Selatan melalui Penanggung Jawab Samsat Banjarbaru, Riza Lazuardi, bersama Satlantas Polres Banjarbaru, Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Banjarbaru melaksanakan Forum Group Discussion (FGD) dalam Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) di Satlantas Polres Banjarbaru, Sabtu (07/03/2026).
Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi lintas sector dalam menganalisis kondisi lalu lintas sekaligus merumuskan langkah pencegahan kecelakaan. Melalui analisis dan diskusi bersama, forum menghasilkan sejumlah rekomendasi program keselamatan, meliputi rekayasa lalu lintas, penguatan edukasi keselamatan berkendara, serta peningkatan koordinasi lintas sektor dalam penanganan permasalahan lalu lintas di wilayah Banjarbaru.
Penanggung Jawab Samsat Banjarbaru, Riza Lazuardi, menyampaikan bahwa forum ini menjadi wadah strategis untuk menyatukan langkah dalam meningkatkan keselamatan di jalan. “Melalui forum ini, setiap sektor dapat berbagi data dan analisis sehingga menghasilkan langkah pencegahan kecelakaan yang lebih terarah. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas,” ungkap Riza Lazuardi.
Sebagai tindak lanjut dari forum tersebut, tim langsung melakukan pengecekan lapangan pada sejumlah titik jalan rusak serta area dengan minim penerangan di wilayah Kota Banjarbaru. Kegiatan ini menjadi langkah strategis menjelang arus mudik Hari Raya Idulfitri, guna mengidentifikasi titik rawan kecelakaan sekaligus memastikan kondisi jalan aman dan nyaman bagi masyarakat yang melintas.
Secara terpisah, Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Kalimantan Selatan, Abdillah, menegaskan bahwa Jasa Raharja berkomitmen aktif dalam mendukung upaya pencegahan kecelakaan melalui sinergi lintas sektor. “Kami tidak hanya hadir dalam memberikan santunan kepada korban kecelakaan, tetapi juga aktif dalam langkah preventif melalui forum koordinasi serta identifikasi titik rawan kecelakaan. Harapannya, langkah ini dapat meningkatkan keselamatan masyarakat di jalan,” ungkap Abdillah.
