AAJI Laporkan Aset Asuransi Jiwa Rp648,58 Triliun Hingga Kuartal III 2025

AAJI Laporkan Aset Asuransi Jiwa Rp648,58 Triliun Hingga Kuartal III 2025

Jakarta – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat total aset industri asuransi jiwa nasional mencapai Rp648,58 triliun hingga akhir September 2025, tumbuh 2,9 persen secara tahunan. Pertumbuhan ini menunjukkan ketahanan bisnis dan kesehatan keuangan industri.

Mayoritas aset dikelola dalam bentuk investasi untuk menjamin dana pembayaran manfaat jangka panjang, dengan total aset investasi sebesar Rp571,40 triliun atau 88,1 persen dari total aset. Surat Berharga Negara (SBN) tetap menjadi instrumen utama, tumbuh 15,2 persen menjadi Rp236,88 triliun.

Instrumen saham tercatat Rp124,57 triliun, turun 14 persen, sementara penyertaan langsung naik 9 persen menjadi Rp30,24 triliun dan bangunan serta tanah tumbuh 5,8 persen menjadi Rp16,96 triliun. Penempatan deposito turun 4,1 persen menjadi Rp33,17 triliun.

Yurivanno Gani, Ketua Bidang Operational of Excellence AAJI, mengatakan pergeseran alokasi aset dilakukan sesuai kebijakan perusahaan dan pertimbangan matang. Dengan kondisi pasar modal membaik, kemungkinan peningkatan investasi saham tetap terbuka. Industri asuransi jiwa mengedepankan strategi investasi yang adaptif, perlindungan nasabah, dan manajemen risiko komprehensif. Dikutip dari Antaranews.com