Jakarta – Palang Merah Indonesia Kabupaten Agam mendistribusikan sebanyak 40 ribu liter air bersih setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra Barat. Penyaluran air ini difokuskan ke dua wilayah yang mengalami dampak paling parah, yaitu Kecamatan Palembayan dan Kecamatan Tanjung Raya.
Kepala Markas PMI Agam, Ade Alfani, menjelaskan bahwa pendistribusian air menggunakan empat unit mobil tangki yang bergerak menyisir lokasi pengungsian dan bak penampung di rumah warga. Langkah ini sudah dilakukan sejak awal Desember 2025 karena jaringan Pamsimas serta sumber air alami warga rusak total akibat terjangan bencana hidrometeorologi.
Dalam menjalankan misi kemanusiaan ini, PMI Agam juga mendapat dukungan personel dan armada dari berbagai wilayah lain, seperti PMI dari Lampung, Bengkulu, hingga Jakarta. Selain dua kecamatan utama tersebut, berdasarkan data BPBD setempat, pasokan air bersih juga sangat dibutuhkan oleh warga di Kecamatan Malalak, Ampek Koto, dan Matur agar kebutuhan memasak serta sanitasi harian tetap terpenuhi. Dikutip dari RRI.co.id
