Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan komitmen memperkuat tata kelola dan efektivitas sistem peringatan dini, saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR, Senin (1/12/2025). Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyatakan seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan BPK Semester II Tahun 2024 telah ditindaklanjuti, dengan tingkat penyelesaian mencapai 88,24 persen. BMKG mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama sepuluh tahun berturut-turut.
Faisal menjelaskan, BMKG telah menyiapkan peringatan dini untuk cuaca ekstrem dan potensi siklon tropis di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, diterbitkan empat hingga delapan hari sebelum kejadian. Kesiapsiagaan diperkuat melalui koordinasi balai wilayah, pemerintah daerah, dan operasi modifikasi cuaca untuk mendukung mitigasi bencana.
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus menekankan pentingnya peningkatan pengendalian internal, koordinasi lintas instansi, dan kualitas SDM dalam respons kebencanaan. BMKG berkomitmen menuntaskan seluruh rekomendasi sebagai bagian dari pelayanan publik, guna memperkuat akurasi informasi dan mitigasi bencana secara nasional. Dikutip dari RRI.co.id
