BNPT memperkuat ketahanan desa melalui pemberdayaan ekonomi kolaboratif di Desa Siapsiaga. Program ini melibatkan sinergi lintas sektor untuk mengembangkan ekonomi produktif, berkelanjutan, dan berbasis potensi lokal, sekaligus mencegah berkembangnya paham radikal terorisme.
Kepala BNPT Komisaris Jenderal Polisi Eddy Hartono mengatakan Desa Siapsiaga bertujuan membangun ketahanan komunitas, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap tanda-tanda awal ideologi terorisme, dan menciptakan sistem deteksi dini ancaman terorisme.
BNPT bekerja sama dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, PLN Indonesia Power, dan Pemerintah Provinsi Banten melalui workshop pemberdayaan ekonomi di Desa Muruy, Kecamatan Menes, Pandeglang, Banten. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan masyarakat melalui ekonomi lokal.
Menteri Desa Yandri Susanto berharap program ini bisa direplikasi di desa lain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani juga mengapresiasi penetapan Desa Siapsiaga dan meminta masyarakat menjaga keberlanjutan program.
PLN Indonesia Power mendukung program ini dengan memanfaatkan limbah FABA dari PLTU Labuan untuk produksi paving block. Pada 2025, pemberdayaan ekonomi di Desa Siapsiaga mencakup peternakan domba, produksi paving block, dan budidaya bioflok ikan lele di beberapa wilayah di Banten dan Jawa Barat.
Program ini diharapkan menjadi model keberlanjutan pemberdayaan ekonomi desa sekaligus strategi nasional untuk memperkuat ketahanan masyarakat dari ancaman radikalisme. Dikutip dari Antaranews.com
