Danantara Siapkan Platform Investasi Energi Berbasis Sampah untuk Ekonomi Hijau

Danantara Siapkan Platform Investasi Energi Berbasis Sampah untuk Ekonomi Hijau

Purwokerto – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) tengah menyiapkan platform investasi strategis untuk pengembangan energi berbasis sampah atau Waste-to-Energy (WtE) di Indonesia. Wakil Ketua Dewan Pengawas Danantara, Muliaman Darmansyah Hadad, menyatakan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk mempercepat ketahanan energi nasional sekaligus menjadi solusi konkret atas persoalan pengelolaan sampah yang belum optimal dari hulu ke hilir. Melalui platform ini, Danantara akan bertindak sebagai co-investor guna meningkatkan kepercayaan investor sektor swasta dalam mendanai proyek-proyek hijau yang berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, pengembangan teknologi WtE di Indonesia menghadapi tantangan besar, terutama terkait rendahnya budaya pemilahan sampah di tingkat rumah tangga yang menyebabkan biaya operasional menjadi lebih tinggi. Danantara menekankan bahwa edukasi masyarakat untuk memilah sampah sejak awal adalah kunci untuk meningkatkan kualitas bahan baku energi dan efisiensi pengolahan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Meski biaya produksi energi dari sampah saat ini masih relatif tinggi dibandingkan energi konvensional, dukungan kebijakan pemerintah dalam skema harga listrik sangat diperlukan untuk menjamin keberlangsungan investasi di sektor ini.

Proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) ini ditargetkan menyasar puluhan kota di Indonesia sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan nilai investasi mencapai puluhan triliun rupiah. Sebagai sovereign wealth fund Indonesia, Danantara berkomitmen mengelola aset negara secara produktif untuk mendukung transisi menuju bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) dan target Net Zero Emission 2060. Selain menghasilkan listrik ratusan megawatt, proyek ini diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru, menekan emisi karbon, dan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru bagi daerah. Dikutip dari Antaranews.com