Jakarta – Musisi Franki Indrasmoro merilis lagu instrumental bergaya Indorock berjudul “Victory Song” sebagai bentuk perayaan atas kemenangan diri. Franki, yang akrab disapa Pepeng, menjelaskan bahwa lagu tersebut tercipta dari semangat perjuangan yang muncul saat ia menulis dan memainkannya.
Menurut Franki, “Victory Song” ditulis sekitar tahun 2007–2008. Meski tanpa lirik, lagu ini membawa pesan kuat melalui perpaduan nuansa rock klasik, sentuhan film Western, serta groove optimistik yang menjadi ciri khasnya. Ia menyebut salah satu inspirasi terbesar datang dari Muse, khususnya “Knights of Cydonia” yang punya aransemen panjang dan atmosfer megah. Lagu ini juga menampilkan elemen Surf Rock Amerika era 1960-an dengan karakter gitar khas.
Referensi lain yang turut membentuk warna “Victory Song” adalah musik dalam film-film Quentin Tarantino, termasuk suasana ala Spaghetti Western yang identik dengan film koboi era 60-an. Semua pengaruh tersebut kemudian dipadukan menjadi satu nomor instrumental yang ingin menghadirkan energi kemenangan bagi pendengarnya.
Sebagai mantan drummer band Naif, Franki ingin menyampaikan semangat dan pesan lagu ini tanpa menggunakan lirik. Ia berharap pendengar mampu merasakan emosi yang ia alami saat menciptakan dan mengaransemen lagu tersebut. Melalui format instrumental, ia mengajak pendengar untuk merasakan dorongan semangat dari ritme dan melodi yang dibangun.
“Victory Song” juga menjadi pembuka untuk rangkaian karya menuju album terbarunya berjudul Revisi Diri. Album berisi 12 lagu tersebut direncanakan rilis pada awal 2026 dan mencerminkan perjalanan musikal Franki selama hampir tiga dekade.
Lagu “Victory Song” kini tersedia dan dapat dinikmati melalui berbagai platform streaming musik digital. Dikutip dari Antaranews.com
