Jakarta – Geely berhasil mengamankan posisi pertama sebagai merek mobil penumpang terlaris di China pada Januari 2026 dengan menyalip dominasi BYD baik di pasar ritel maupun grosir. Berdasarkan data terbaru, Geely mencatatkan penjualan ritel sebanyak 210.000 unit dan grosir 270.000 unit, unggul jauh dari para pesaingnya di tengah kelesuan pasar otomotif nasional yang secara keseluruhan turun sekitar 13,9 persen. Perusahaan ini juga menargetkan angka penjualan yang sangat ambisius sepanjang tahun 2026 dengan rencana peluncuran model baru secara rutin di setiap kuartal.
Kondisi sebaliknya dialami oleh BYD yang mengalami penurunan penjualan ritel cukup tajam hingga lebih dari 50 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Meski demikian, BYD tetap bertahan di posisi kedua untuk kategori grosir, diikuti oleh Chery di posisi ketiga di mana ketiga produsen besar ini menguasai lebih dari 30 persen pangsa pasar di China. Di saat yang sama, startup otomotif milik Huawei yaitu HIMA memberikan kejutan dengan masuk ke jajaran sepuluh besar untuk pertama kalinya setelah mencatatkan lonjakan penjualan ritel yang sangat signifikan.
Sektor ekspor dan pasar luar negeri juga memberikan kontribusi penting bagi beberapa produsen lainnya seperti SAIC yang mencatatkan pertumbuhan grosir berkat kinerja merek MG. Begitu pula dengan Tesla China yang masih menunjukkan tren positif melalui peningkatan pengiriman dari pabrik mereka di Shanghai. Secara keseluruhan, dinamika pasar pada awal tahun 2026 ini menunjukkan pergeseran strategi di antara para raksasa otomotif dalam menghadapi tantangan ekonomi dan perubahan minat konsumen di negara tersebut. Dikutip dari Antaranews.com
