Denpasar – Gubernur Bali Wayan Koster meminta dukungan Menteri PPN Rachmat Pambudy untuk mempercepat pembangunan infrastruktur strategis guna menjaga tren positif ekonomi Bali tahun 2025. Meski pertumbuhan ekonomi Bali mencapai 5,82 persen dengan peningkatan pendapatan per kapita yang signifikan, pemerintah daerah tetap memprioritaskan pemerataan pembangunan di wilayah seperti Buleleng, Karangasem, dan Tabanan. Koster menekankan bahwa bantuan pemerintah pusat sangat diperlukan untuk memastikan proyek-proyek besar dapat berjalan sesuai rencana.
Fokus utama permohonan tersebut adalah kepastian keberlanjutan proyek Tol Gilimanuk-Mengwi sepanjang 96,84 km yang sangat krusial untuk mengatasi kemacetan. Selain jalur darat, Gubernur mengusulkan peningkatan kapasitas tiga pelabuhan, yaitu Celukan Bawang, Amed, dan Kusamba. Penguatan pelabuhan ini bertujuan agar arus logistik dari Ketapang bisa dialihkan ke jalur laut, sehingga beban kendaraan berat di jalan raya berkurang dan mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar.
Menteri PPN Rachmat Pambudy merespons positif dengan menegaskan bahwa pemerintah pusat siap mendukung kemajuan Bali sebagai wajah Indonesia di dunia. Selain dukungan untuk infrastruktur darat dan laut, pihak kementerian juga mendorong percepatan digitalisasi dan pengembangan infrastruktur udara. Proyek strategis seperti lintas raya terpadu atau LRT juga dipastikan sudah masuk dalam agenda perencanaan nasional untuk mendukung mobilitas di Pulau Dewata. Dikutip dari Antaranews.com
