Gubernur Ungkap Bencana di Sumut Picu Kerugian Hingga Rp20 Triliun

Gubernur Ungkap Bencana di Sumut Picu Kerugian Hingga Rp20 Triliun

Medan – Gubernur Sumatra Utara, Bobby Afif Nasution, menyatakan bahwa total kerugian akibat bencana alam di wilayahnya ditaksir mencapai hampir 20 triliun rupiah. Angka tersebut mencakup kerusakan aset warga, infrastruktur pemerintah, serta fasilitas umum termasuk bangunan sekolah. Bobby menekankan bahwa dampak bencana ini tidak hanya mengenai kehilangan harta benda dan korban jiwa, tetapi juga mengganggu mata pencaharian masyarakat yang berdampak pada keberlanjutan pendidikan anak-anak.

Sebagai solusi atas dampak tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatra Utara memperluas kebijakan sekolah gratis tahun 2026 untuk tingkat SMA, SMK, dan SLB di wilayah terdampak parah. Selain Kepulauan Nias, wilayah yang kini mendapatkan akses sekolah gratis mencakup Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Kota Sibolga, dan Kabupaten Langkat. Langkah ini diambil guna memastikan fondasi pendidikan generasi muda tetap terjaga demi mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, melaporkan terdapat 1.215 satuan pendidikan yang terdampak bencana di Sumatra Utara. Meski demikian, sekitar 95,23 persen sekolah dinyatakan siap melaksanakan kegiatan belajar mengajar kembali mulai 5 Januari 2026. Pemerintah telah menyiapkan skema pembelajaran khusus bagi sebagian kecil sekolah yang masih dalam proses pembersihan atau sementara menggunakan tenda darurat agar proses pendidikan tetap berjalan. Dikutip dari RRI.co.id