Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia dibuka menguat pada perdagangan Selasa (16/12/2025), naik 0,54 persen ke 8.696,69 dibandingkan penutupan Senin di 8.649,66.
Tim Analis Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG akan bergerak stagnan di kisaran 8.600-8.750. Pergerakan ini dipengaruhi rotasi saham dari saham konglomerasi ke saham bluechips, terutama sektor perbankan.
Pada Senin, saham sektor energi melemah paling besar, sementara sektor kesehatan mencatat penguatan tertinggi. Melemahnya nilai tukar rupiah juga menekan IHSG.
Mayoritas indeks di bursa Asia turun karena investor mencermati data ekonomi Tiongkok. Produksi industri Tiongkok November 2025 melambat menjadi 4,8 persen, sementara pertumbuhan penjualan ritel turun menjadi 1,3 persen, di bawah perkiraan 3,3 persen. Dikutip dari RRI.co.id
