Tangerang – Kantor Imigrasi Kelas I Soekarno-Hatta (Soetta) memprediksi potensi lonjakan penumpang internasional pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Menyikapi hal ini, pihak imigrasi menyiapkan langkah antisipatif, termasuk memperketat pengawasan jalur perlintasan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Soekarno-Hatta, Galih P. Kartika Perdhana, mengatakan, “Akan ada peningkatan. Prediksi angkanya nanti saja, karena trennya tiap tahun selalu naik.” Menurut Galih, lonjakan penumpang sebagian besar didorong oleh aktivitas wisata, terutama dari generasi Milenial dan Gen Z yang mengutamakan liburan untuk kesehatan mental.
Untuk mengurangi antrean dan memaksimalkan layanan, Imigrasi Soetta menyiagakan personel dan menggunakan aplikasi All Indonesia sebagai alat pengurai antrean. Galih menekankan peran maskapai untuk memanfaatkan aplikasi ini sebelum kedatangan penumpang, bukan saat kedatangan, agar proses pemeriksaan lebih lancar.
Selain itu, seluruh personel Imigrasi Soetta akan bekerja penuh tanpa cuti selama momentum Nataru. Selama periode ini, sembilan inovasi layanan dan pengawasan keimigrasian diluncurkan sebagai langkah strategis untuk mempercepat pelayanan publik sekaligus memperkuat pengawasan secara digital.
Sembilan inovasi tersebut antara lain:
- Sarana Administrasi Tata Usaha (SATAU) – layanan digital berbasis website yang mengintegrasikan seluruh proses penatausahaan secara terpadu.
- Pintu ABG – layanan terpadu untuk anak berkewarganegaraan ganda, penerbitan afidavit, dan paspor secara cepat dan efisien.
- Prima – panduan teknis konferensi pers Imigrasi Soetta.
- Ngopi Pimpasa – forum dialog petugas imigrasi dengan masyarakat untuk edukasi dan pencegahan praktik TPPO dan TPPM.
- Immigration Care – aplikasi komunikasi dan pengaduan layanan imigrasi secara real-time.
- Soetta Pintar – platform digitalisasi pencatatan dan pelaporan PNBP Keimigrasian secara online dan terpusat.
- Sigapp – sistem analisis penundaan keberangkatan calon PMI nonprosedural berbasis website.
- Dasco – dashboard monitoring pengaduan terintegrasi dari berbagai kanal resmi Imigrasi Soetta.
- Dan Sibimas – pengawasan digital keimigrasian melalui pemantauan platform media sosial untuk meningkatkan kinerja intelijen.
“Kami merancang seluruh inovasi ini untuk memberikan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel, sekaligus memperkuat pengawasan keimigrasian secara digital,” tutup Galih.
Dengan persiapan ini, Imigrasi Soetta berharap proses kedatangan dan keberangkatan penumpang internasional saat Natal dan Tahun Baru 2025/2026 dapat berjalan lancar dan efisien. Dikutip dari RRI.co.id
