Jasa Raharja Hadiri Rakor Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran 2026 Pelabuhan SBP Tanjungpinang

Jasa Raharja Hadiri Rakor Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran 2026 Pelabuhan SBP Tanjungpinang

Tanjungpinang – Jasa Raharja Tanjungpinang turut serta dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026 yang digelar oleh KSOP Kelas II Tanjungpinang pada Selasa, 10 Maret 2026. Rapat tersebut dihadiri juga oleh sejumlah instansi terkait lainnya diantaranya Satpolairud Polresta Tanjungpinang, Pelindo Tanjungpinang, PELNI Tanjungpinang, Basarnas Tanjungpinang, Dishub Tanjungpinang, Jasa Raharja, dan sejumlah instansi penting lainnya.

Rapat dibuka dan dipimpin langsung oleh Kepala KSOP Kelas II Tanjungpinang, Febrianto Dian Iskandar. Dikatakan bahwa posko angkutan Lebaran akan dilaksanakan sesuai instruksi Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla). Posko tersebut akan berlangsung selama 18 hari, mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026.

Ia menjelaskan bahwa rapat koordinasi dengan para pemangku kepentingan di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang untuk mengupayakan kesiapan armada, sarana prasarana, serta fasilitas pelabuhan di wilayah Tanjungpinang.

“Koordinasi dengan seluruh stakeholder pelabuhan kaitan kesiapan armada dan fasilitas di Terminal Sri Bintan Pura serta Pelabuhan RoRo Dompak. Kami menyiapkan sekitar 42 armada yang standby serta lima armada cadangan untuk melayani trayek domestik maupun internasional,” ujarnya.

Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada pertengahan Maret 2026. Hal ini dipengaruhi oleh awal masa libur sekolah serta kebijakan kerja dari mana saja atau Work From Anywhere (WFA) oleh Pemerintah. Sementara untuk arus balik diprediksi terjadi sekitar tanggal 29 Maret 2026. Secara keseluruhan jumlah penumpang diproyeksikan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Diperkirakan terjadi kenaikan sekitar 1,9% dengan proyeksi di angka 166 ribu penumpang yang berangkat maupun datang melalui pelabuhan di Tanjungpinang,” tambahnya.

Bagi Jasa Raharja Tanjungpinang, selama periode Mudik Idulfitri tahun 2026 ini Jasa Raharja akan selalu standby dalam hal penanganan maupun penjaminan korban kecelakaan. Dijelaskan oleh Kepala Jasa Raharja Tanjungpinang, M. Nurul Subekti, akan dibuka juga pos pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis di pelabuhan-pelabuhan nantinya.

“Kami tetap seperti biasa ya, tetap standby dalam hal penanganan maupun penjaminan korban kecelakaan, masyarakat yang mudik dipastikan terjamin dan dilindungi oleh Jasa Raharja. Nanti kita juga akan gelar beberapa kegiatan pendukung seperti pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis di pelabuhan-pelabuhan penumpang, bekerja sama dengan Balai Karantina Kesehatan maupun Sidokkes Polresta Tanjungpinang,” jelas M. Nurul Subekti.

Selain kegiatan-kegiatan tersebut, Jasa Raharja juga berkomitmen untuk melakukan monitoring dan pendataan terkait aktivitas kecelakaan selama periode Idulfitri tahun 2026. Koordinasi dan kolaborasi antar instansi angkutan laut senantiasa diupayakan guna menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta memastikan masyarakat aman dan nyaman selama perjalanan.