Bandung — Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama Jawa Barat menggelar Apel Pembukaan Pengamanan (PAM) Lebaran 2026 pada Rabu, 11 Maret 2026, bertempat di Aula Kantor Wilayah Utama Jasa Raharja Jawa Barat. Kegiatan ini dilaksanakan secara terpusat melalui Zoom Meeting bersama Kantor Pusat Jasa Raharja dan diikuti oleh seluruh jajaran pegawai Jasa Raharja di wilayah Jawa Barat.
Apel di lingkungan Kanwil Utama Jawa Barat dipimpin oleh Kepala Kantor Wilayah Utama Jasa Raharja Jawa Barat, Hendriawato, sementara apel kesiapsiagaan secara nasional dipimpin langsung oleh Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin.
Dalam arahannya, Direktur Utama Jasa Raharja menegaskan bahwa momentum mudik dan arus balik Idulfitri merupakan salah satu periode mobilitas masyarakat terbesar di Indonesia. Oleh karena itu, bagi Jasa Raharja, pengamanan Lebaran merupakan operasi kemanusiaan nasional yang membutuhkan kesiapsiagaan penuh seluruh insan Jasa Raharja.
“Bagi kita di Jasa Raharja, Lebaran adalah sebuah operasi kemanusiaan nasional. Sebuah operasi besar yang melibatkan kerja kolektif lintas instansi untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, nyaman, dan berkeselamatan,” ujar Muhammad Awaluddin.
Sebagai bagian dari Sistem Keselamatan Transportasi Nasional, Jasa Raharja memiliki mandat untuk memastikan negara hadir memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat korban kecelakaan transportasi sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 33 dan Nomor 34 Tahun 1964.
Dalam mendukung kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Jasa Raharja telah melakukan berbagai langkah proaktif sejak jauh hari melalui koordinasi lintas sektor, peninjauan langsung jalur mudik, survei titik rawan kecelakaan, hingga pemantauan kesiapan simpul transportasi dan fasilitas pendukung perjalanan masyarakat.
Direktur Utama Jasa Raharja juga menyampaikan bahwa Periode Siaga Idulfitri 1447 H Tahun 2026 akan dilaksanakan mulai 13 hingga 30 Maret 2026, di mana seluruh jajaran Jasa Raharja di tingkat Kantor Pusat, Kantor Wilayah, hingga Kantor Cabang berada dalam kondisi kesiapsiagaan operasional penuh.
Selama periode tersebut, Jasa Raharja akan mengoptimalkan berbagai infrastruktur pelayanan, termasuk Pos Pelayanan Terpadu yang tersebar di berbagai wilayah strategis, dukungan Mobile Unit Keselamatan Lalu Lintas, serta penguatan sistem monitoring berbasis digital melalui JR Connect guna memastikan respons cepat terhadap setiap kejadian kecelakaan lalu lintas.
Direktur Utama juga menegaskan komitmen perusahaan untuk mewujudkan Zero Pending Claim, sehingga setiap korban kecelakaan lalu lintas dapat memperoleh hak santunan secara cepat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Utama Jasa Raharja Jawa Barat, Hendriawato, menyampaikan bahwa seluruh jajaran Jasa Raharja di wilayah Jawa Barat siap mendukung penuh pelaksanaan PAM Lebaran 2026 melalui peningkatan kesiapsiagaan operasional dan penguatan koordinasi dengan para pemangku kepentingan.
“Seluruh insan Jasa Raharja Jawa Barat siap menjalankan tugas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui koordinasi yang kuat dengan kepolisian, rumah sakit, dan instansi terkait, kami berkomitmen memastikan pelayanan kepada korban kecelakaan lalu lintas dapat berjalan cepat, tepat, dan responsif,” ujarnya.
Melalui apel kesiapsiagaan ini, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Dengan semangat melayani sepenuh hati, seluruh insan Jasa Raharja siap memberikan perlindungan kepada masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026 agar perjalanan dapat berlangsung aman, tertib, dan berkeselamatan.
