Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak ingin kebakaran seperti yang terjadi di gedung ruko Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat, terulang kembali. Kebakaran ini menewaskan 22 orang, termasuk tujuh laki-laki dan 15 perempuan.
Tito menyampaikan hal itu setelah dihubungi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Ia menekankan pentingnya evaluasi prosedur pengelolaan gedung, termasuk meninjau izin pembangunan dan status risiko gedung, agar potensi kebakaran bisa dicegah sejak awal.
Menurut Tito, gedung Terra Drone sebelumnya dianggap risiko rendah, padahal terdapat peralatan mudah terbakar, seperti baterai drone di lantai satu. Hal ini menunjukkan perlunya pengawasan lebih ketat dari pihak berwenang.
Mendagri menegaskan pemerintah tidak boleh menganggap tragedi ini selesai begitu saja. Langkah preventif dan pengawasan yang lebih ketat diharapkan dapat mencegah kejadian serupa di masa depan, sekaligus memberikan perlindungan bagi warga dan pekerja di gedung-gedung lain. Dikutip dari Antaranews.com
