Mengulas Sejarah Hari Lahir Pagar Nusa, Perjalanan Pencak Silat NU

Mengulas Sejarah Hari Lahir Pagar Nusa, Perjalanan Pencak Silat NU

Pagar Nusa adalah organisasi pencak silat di bawah naungan Nahdlatul Ulama yang berfungsi menyatukan berbagai perguruan silat warga Nahdliyin. Organisasi ini didirikan pada 22 Rabiul Akhir 1406 Hijriah atau 3 Januari 1986 di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri. KH Abdullah Maksum Jauhari atau Gus Maksum ditetapkan sebagai ketua umum pertama dari organisasi yang secara resmi bernama Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa ini.

Latar belakang berdirinya Pagar Nusa bermula dari kegelisahan ulama mengenai tidak adanya wadah resmi yang mengoordinasikan aktivitas persilatan di lingkungan NU. Setelah melalui musyawarah di Pesantren Tebuireng pada September 1985 dan pertemuan lanjutan di Lirboyo pada Januari 1986, organisasi ini akhirnya resmi disahkan sebagai badan otonom oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama pada 16 Juli 1986.

Struktur organisasi Pagar Nusa tersusun secara berjenjang mulai dari pimpinan pusat di tingkat nasional, wilayah di provinsi, hingga tingkat ranting di desa atau kelurahan. Selain itu, terdapat pimpinan cabang istimewa untuk pengurusan di luar negeri serta pimpinan rayon di lingkup pesantren atau lembaga pendidikan.

Sebagai pedoman bersikap, anggota Pagar Nusa memegang teguh Panca Prasetya yang berlandaskan ajaran Ahlusunnah wal Jamaah. Isi prasetya tersebut meliputi ketakwaan kepada Allah SWT, bakti kepada nusa dan bangsa, menjunjung tinggi persatuan, membela kebenaran, serta mempertahankan paham keagamaan NU dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dikutip dari RRI.co.id