Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin meninjau Posko Kesehatan Kodam I Bukit Barisan di Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, sebagai bagian dari misi kemanusiaan pemerintah. Dalam kunjungan tersebut, tim medis melaporkan telah bertugas selama tiga puluh enam hari sejak hari pertama bencana dan menangani sekitar dua ribu tiga ratus pasien. Sebagian besar kasus yang ditangani meliputi infeksi saluran pernapasan akut serta penyakit kulit yang menjangkiti warga di lokasi pengungsian.
Posko kesehatan ini didukung oleh tenaga medis profesional, termasuk dokter dari Kesdam I Bukit Barisan yang bekerja sama dengan puskesmas dan dinas kesehatan setempat. Kehadiran Menteri Pertahanan menegaskan bahwa peran TNI sangat luas, mencakup aksi kemanusiaan di samping tugas pertahanan negara. Pemerintah memastikan bahwa tenaga medis akan terus bersiaga untuk memberikan pelayanan kesehatan intensif serta dukungan moril bagi masyarakat terdampak guna mempercepat pemulihan pascabencana.
Sinergi antara TNI, pemerintah pusat, dan daerah terus diperkuat untuk menjamin proses rehabilitasi di Tapanuli Selatan berjalan aman dan berkelanjutan. Fokus pemerintah tidak hanya tertuju pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pemenuhan layanan kesehatan dasar agar masyarakat dapat segera bangkit kembali. Langkah peninjauan langsung ini memastikan bahwa seluruh bantuan medis dan ketersediaan obat-obatan tetap terjaga hingga situasi di wilayah Sumatera Utara kembali normal. Dikutip dari Antaranews.com
