Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melaporkan bahwa sebanyak 14.951.649 orang menggunakan angkutan umum selama masa libur Natal 2025, terhitung sejak 18 Desember hingga 30 Desember. Jumlah ini mencerminkan kenaikan sebesar 6,57 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Kereta api menjadi moda transportasi paling favorit dengan lebih dari lima juta penumpang, disusul oleh angkutan udara, penyeberangan, darat, dan laut yang juga mencatatkan angka pertumbuhan positif.
Peningkatan pergerakan masyarakat ini dinilai sebagai keberhasilan dari kebijakan stimulus berupa diskon tarif transportasi yang diamanahkan pemerintah untuk membantu masyarakat. Meskipun penyelenggaraan angkutan secara umum berjalan sesuai rencana, Menteri Perhubungan tetap memberikan catatan khusus mengenai pentingnya menjaga aspek keselamatan guna mencegah terjadinya insiden kecelakaan. Pemerintah berkomitmen untuk terus mengevaluasi pelayanan agar perjalanan masyarakat dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan terkendali.
Menjelang arus balik, kementerian menginstruksikan seluruh jajaran untuk memetakan titik rawan kepadatan di berbagai simpul transportasi seperti stasiun dan pelabuhan. Berbagai langkah antisipasi seperti penambahan petugas, kesiapan armada cadangan, hingga penerapan rekayasa lalu lintas situasional telah disiapkan untuk melayani pemudik. Masyarakat diimbau untuk merencanakan waktu perjalanan balik dengan bijak serta selalu mengikuti arahan petugas di lapangan demi kenyamanan bersama. Dikutip dari Antaranews.com
