Medan – Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan bahwa organisasi siap menyalurkan bantuan kemanusiaan tanpa mempersoalkan status kebencanaan. Muhammadiyah tetap berkhidmat untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Bantuan beras sebanyak 30 ton dari Uni Emirat Arab akan disalurkan melalui Muhammadiyah kepada korban banjir di Sumatera Utara. Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menjelaskan bantuan ini berasal dari organisasi nonpemerintah (NGO) di UEA dan bukan bantuan antar pemerintah, sehingga penyaluran dipercayakan kepada Muhammadiyah.
Muhammadiyah dinilai berpengalaman dan memiliki jaringan kuat dalam penanganan bencana, sehingga bantuan dapat disalurkan tepat sasaran. Haedar Nashir menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pemerintah daerah dan mitra kemanusiaan UEA, sambil menekankan prinsip sedikit bicara dan banyak bekerja. Bantuan beras ini segera disalurkan sebagai wujud khidmat kemanusiaan dan tanggung jawab sosial bagi masyarakat terdampak. Dikutip dari RRI.co.id
