OJK Catat Lonjakan Laba Bersih Modal Ventura Hingga 150,98 Persen

OJK Catat Lonjakan Laba Bersih Modal Ventura Hingga 150,98 Persen

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan melaporkan pertumbuhan signifikan pada industri modal ventura Indonesia dengan lonjakan laba bersih mencapai 150,98 persen secara tahunan menjadi Rp579,77 miliar per November 2025. Kenaikan laba ini didorong oleh peningkatan pendapatan serta perbaikan kualitas portofolio melalui strategi pembiayaan yang lebih selektif dan berhati-hati. Selain pertumbuhan laba, nilai pembiayaan industri ini juga meningkat 1,20 persen dengan total nominal mencapai Rp16,29 triliun.

Penyaluran pembiayaan saat ini terkonsentrasi pada sektor ekonomi riil yang memiliki fundamental stabil, dengan sektor perdagangan besar dan eceran sebagai penerima dana terbesar. Sektor tersebut mendominasi lebih dari 68 persen dari total penyaluran atau senilai Rp7,63 triliun. Sektor pendukung lainnya yang masuk dalam daftar lima besar adalah aktivitas rumah tangga, pertanian, jasa penyewaan, serta industri pengolahan yang menunjukkan keberagaman portofolio pembiayaan di tengah dinamika pasar.

Meskipun industri modal ventura masih merasakan dampak fenomena perlambatan teknologi atau tech winter, OJK menilai situasi tersebut mulai terkendali. Para pelaku usaha telah menyesuaikan strategi investasi mereka dengan lebih mengedepankan keberlanjutan bisnis dan prinsip kehati-hatian. Fokus pada usaha dengan fundamental kuat menjadi kunci utama bagi industri modal ventura untuk tetap tumbuh positif di tengah tantangan ekonomi global. Dikutip dari Antaranews.com