Overview Bidang Pelayanan Santunan Jasa Raharja Kanwil D.I. Yogyakarta Perkuat Kecepatan dan Ketepatan Pembayaran Santunan Sepanjang Tahun 2025

Overview Bidang Pelayanan Santunan Jasa Raharja Kanwil D.I. Yogyakarta Perkuat Kecepatan dan Ketepatan Pembayaran Santunan Sepanjang Tahun 2025

Kota Yogyakarta – Berdasarkan data penyaluran santunan, nilai pembayaran santunan pada tahun 2024 tercatat lebih rendah dibandingkan tahun 2025, seiring dengan jumlah korban kecelakaan lalu lintas yang juga relatif lebih rendah pada tahun 2024. Total santunan yang disalurkan pada tahun 2024 sebesar Rp133,15 miliar, sedangkan pada tahun 2025 meningkat menjadi Rp130,86 miliar, dengan dinamika jenis korban yang berbeda pada masing-masing periode.

Dari sisi jumlah korban, pada tahun 2024 tercatat 7.651 korban, sementara pada tahun 2025 tercatat 7.570 korban, atau mengalami penurunan sebesar 1,06%. Penurunan tersebut terutama terlihat pada korban luka-luka dan kasus penguburan, meskipun terdapat kenaikan pada korban meninggal dunia yang tetap menjadi perhatian serius seluruh pemangku kepentingan.
Penurunan pembayaran santunan dan jumlah korban kecelakaan lalu lintas ini tidak terlepas dari upaya pencegahan kecelakaan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh Jasa Raharja Kanwil D.I. Yogyakarta bersama mitra terkait, antara lain Kepolisian, Dinas Perhubungan, pemerintah daerah, serta unsur akademisi dan masyarakat.

Upaya pencegahan tersebut diwujudkan melalui berbagai program konkret, antara lain:

  • Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) sebagai wadah koordinasi lintas sektor dalam identifikasi dan penanganan titik rawan kecelakaan.
  • Program Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) untuk menanamkan budaya keselamatan berlalu lintas sejak usia dini.
  • Sosialisasi pencegahan kecelakaan lalu lintas kepada masyarakat di wilayah dengan tingkat kecelakaan tinggi.
  • Pengiriman pesan keselamatan melalui WA Blast kepada masyarakat, khususnya di wilayah rawan kecelakaan.
  • Pemasangan rambu dan penandaan titik rawan kecelakaan di sejumlah lokasi strategis di wilayah D.I. Yogyakarta.
  • Kegiatan edukasi dan kampanye keselamatan berkendara lainnya yang dilakukan secara berkelanjutan.

Melalui sinergi pencegahan tersebut, Jasa Raharja Kanwil D.I. Yogyakarta tidak hanya berfokus pada kecepatan dan ketepatan pembayaran santunan, tetapi juga berkomitmen menekan angka kecelakaan lalu lintas sejak hulu, sehingga keselamatan masyarakat dapat meningkat dan beban sosial akibat kecelakaan dapat diminimalkan.

Salah satu capaian utama Jasa Raharja Kanwil D.I. Yogyakarta pada tahun 2025 adalah kecepatan penyelesaian pembayaran santunan, khususnya pada santunan meninggal dunia.

  • Santunan meninggal dunia direalisasikan dengan target 1 hari 7 jam, jauh lebih cepat dari batas waktu maksimal yang ditetapkan.
  • Kecepatan penyelesaian pembayaran sejak berkas dinyatakan lengkap rata-rata hanya 31 menit, melampaui target internal perusahaan sebesar 55 menit.

Capaian tersebut didukung oleh optimalisasi digitalisasi layanan, antara lain melalui pemanfaatan aplikasi JR Care, integrasi data dengan rumah sakit, serta sinergi yang kuat dengan Kepolisian dan Tim Pembina Samsat di wilayah D.I. Yogyakarta. Hingga akhir tahun 2025, Jasa Raharja Kanwil D.I. Yogyakarta telah menjalin kerja sama dengan 72 rumah sakit dalam rangka mendukung percepatan pelayanan bagi korban kecelakaan lalu lintas.

Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja D.I. Yogyakarta, Regy S. Wijaya, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan.
“Kecepatan dan ketepatan pembayaran santunan, baik untuk korban meninggal dunia maupun luka-luka, merupakan prioritas utama kami. Pelayanan yang cepat bukan hanya soal angka, tetapi memastikan keluarga korban memperoleh kepastian dan dukungan di saat yang paling sulit,” ujar Regy.

Ia menegaskan bahwa prinsip 5T (tepat informasi, tepat jaminan, tepat subjek, tepat waktu, dan tepat tempat) terus menjadi landasan utama dalam setiap proses pelayanan santunan.
“Kami memastikan setiap rupiah santunan diterima oleh pihak yang berhak, tanpa potongan, dan dalam waktu sesingkat mungkin. Digitalisasi dan sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pelayanan Jasa Raharja Kanwil D.I. Yogyakarta sepanjang tahun 2025,” tambahnya.(29/01/26).

Menutup evaluasi kinerja tahun 2025, Regy S. Wijaya mengajak seluruh masyarakat D.I. Yogyakarta untuk bersama-sama menekan angka kecelakaan lalu lintas.
“Patuhi aturan lalu lintas, jaga kondisi fisik saat berkendara, dan hindari kecepatan berlebih. Keselamatan adalah kebutuhan, bukan pilihan. Jangan kebut-kebutan, keluarga menunggu di rumah,” tegasnya.

Melalui evaluasi kinerja ini, Jasa Raharja Kanwil D.I. Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai representasi negara dalam memberikan perlindungan dasar, meningkatkan kualitas pelayanan santunan, serta mendukung terwujudnya keselamatan berlalu lintas di wilayah D.I. Yogyakarta.